Seri 86+ Tahun Mismanajemen Perguruan Tinggi di Indonesia (2): UI atau US atau UD---Rasionalitas Pendirian URI

Jika dikelola dengan baik (dan ini mungkin tapi tidak mudah, seperti akan dibahas nanti), Universitas Republik Indonesia (URI), bisa menjadi titik awal pembenahan mutu perguruan tinggi di Indonesia, dan bahkan dunia.

Analisis tentang pembenahan tersebut akan dibahas di bagian-bagian berikut seri tulisan ini. Fokus tulisan ini adalah identitas URI, dan hubungannya dengan UI ( Universitas Indonesia).

Dengan adanya URI, ada kemungkinan UI, cepat atau lambat, mungkin akan diganti atau harus mengganti identitasnya menjadi Universitas Salemba (US), dan mungkin juga, Universitas Depok (UD). Adanya UI sekaligus URI tentu akan membingungkan banyak pihak, dan malah bisa menimbulkan dugaan adanya deep state.

Tentu dugaan perlunya penggantian identitas UI ini bisa mengejutkan banyak pembaca. Tetapi dugaan ini mudah dimengerti jika menelisik berita dan jejak sejarah UI.

Petinggi UI, termasuk Rektor dan Dekan, waktu membandingkan peringkat universitas, biasanya membandingkan UI dengan universitas universitas lain di Indonesia, misalnya UGM, ITB dan sebagainya, dengan nada bangga.

Sepertinya belum pernah ada berita atau jejak sejarah dimana petinggi UI membandingkan kinerja UI dengan universitas top internasional (UC Berkeley, misalnya) atau universitas top di negara tetangga, misalnya National University of Singapore atau Universiti Malaya, dengan nada bangga.

Ini masalah karena namanya UI, bukan US atau UD.

Ada nama Indonesia-nya. Di dunia olah raga, hanya tim yang mewakili Indonesia yang lazimnya bersaing di kejuaraan internasional. Tim wakil atau kelas daerah biasanya bertarung di pertandingan tingkat nasional, PON misalnya.

Jadi para petinggi dan stakeholder UI layak bertanya: Harusnya namanya UI atau UD atau US, kalau ditinjau dari rekam jejak prestasinya?

Pertanyaan itu penting karena sebagai warga negara yang baik, akademisi UI, dan stakeholder UI, harus jujur, adil dan sportif pada Universitas lain di Indonesia, dan warganegara Indonesia lainnya.

Tim olahraga yang menyandang nama Indonesia tidak pantas hanya bertanding di tingkat PON. Harusnya di tingkat Olimpiade atau Asean Games.

Begitu juga harusnya untuk universitas yang menyandang nama Indonesia.

Ini karena menyandang nama Indonesia berarti mengklaim status khusus, nasional bukan daerah, yang seringkali disertai fasilitas dan kesempatan yang tidak bisa diakses universitas lain di Indonesia.

Contoh fasilitas dan kesempatan eksklusif itu adalah kesempatan yang lebih besar untuk diangkat jadi pejabat tinggi, petinggi BUMN atau perusahaan swasta, atau prioritas mendapat sponsor untuk aneka kegiatan kampus dan tugas profesional.

Jadi sekali lagi, tolong para petinggi dan stakeholder UI menjawab pertanyaan ini: Apakah selama ini, UI layak menyandang nama UI? Atau harusnya namanya UD atau US?

Pertanyaan seperti itu juga wajib diingat petinggi URI dalam menjalani sejarahnya nanti: "Apakah organisasi ini layak pakai nama URI, atau harusnya Universitas Garuda (UG) saja?"

@@##%%^%%&&

&&&&&&@####!@@

Subscribe to Jindonesia

Don’t miss out on the latest issues. Sign up now to get access to the library of members-only issues.
jamie@example.com
Subscribe